Sabtu, 14 Desember 2019

Jejak 1

   Ia bertubuh kurus, jarang makan dan menderita. Bukan karna sakit tapi tubuhnya di paksa untuk terus bekerja oleh tuannya. Tak sedikit diantara mereka yang mati akibat kelaparan atau bahkan tembakan. Perlindungan hukumpun seakan tak berlaku bagi mereka. Upahpun tak sebanding dengan kerja keras mereka. Begitulah sedikit penderitaan orang-orang "Romusha". Sebuah luka yang mendalam bagi bangsa.

       "Tempat ini sangat indah yaa??" Ungkap salah satu wanita penyuka bunga aster.
      " iya mbak, anginya juga sejuk,kalo dipinggir jalan,tetapi kalo dekat di goa romusha. Kayaknya panas." Salah satu wanita penyuka kelopak mawar putih mencoba menambahkan.

  Angin laut bertiup ke arah kami. Seakan mereka menyambut baik kehadiran kami. Lalu lalang kendaraan di jalanan pegunungan ini. Membuat kami harus lebih berhati hati.

"Kenapa ini dinamakan goa romusha??" Sebuah pertanyaan dari garis penyuka kelopak mawar putih yang membuatku ikut berfikir.

"Kalian tau. Saat penjajahan jepang??? Pada masa itu dilaksanakan kerja paksa disini. Tempat ini digunakan untuk mengalirkan kelebihan air berantas ke sungai hindia. Namun karena kekalahan jepang pada perang dunia ke dua waktu terutama waktu pengeboman hiroshima dan nagashaki, proyek ini terhenti. Kemudian sisa galian aliran ini dinamakan "goa romusha" seorang cowok berkacamata diantara kami menjawab.

" bahkan ada yang sampai mati. Penyebabnya bisa sakit kelaparan atau bahkan di tembak. Marilah kita sejenak menundukan kepala pada para pahlawan-pahlawan tempat ini sebelum kita memasuki goa romusha" tambahku.

Sejenak kami menundukkan kepala. Angin laut yang berhembus seakan ikut merasakan iba.  Sisa  sisa galian yang indah ini ternyata menyisakan kenangan yang mendalam bagi bangsa. Kau tentu ingat bagaimana  hukum sedikitpun tak bisa memayungi masyarakat Ralat !! Penegakan hukum tak berlaku bagi mereka para penjajah.  Jika tuan penjajah ingin membunuhnya atau tak menggajinya sekalipun. tidak ada hukuman bagi mereka.

 #semoga tidak ada sistem penjajahan lagi di dunia ini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar